Kamis, 27 Desember 2012

EKONOMI TEKNIK BAB V

BAB V
DEPRESIASI, UMUR EKONOMI DAN ANALISA EKONOMI
1.      Depresiasi
a.       Pengertian
Penyusutan atau penurunan nilai dari aset atau fasilitas seiring dengan berlalunya waktu. Metode yang paling mudah dan paling sering digunakan untuk menghitung penyusutan adalah metode penyusutan garis lurus (straight-line depreciation). Tapi selain itu, ada pula metode penghitungan lain yang bisa juga digunakan, seperti metode penyusutan dipercepat, penyusutan jumlah angka tahun, dan saldo menurun ganda.
Depresiasi adalah penurunan dalam nilai fisik properti seiring dengan waktu dan penggunaannya. Dalam konsep akuntansi, depresiasi adalah pemotongan tahunan terhadap pendapatan sebelum pajak sehingga pengaruh waktu dan penggunaan atas nilai aset dapat terwakili dalam laporan keuangan suatu perusahaan. Depresiasi adalah biaya non-kas yang berpengaruh terhadap pajak pendapatan. Properti yang dapat didepresiasi harus memenuhi ketentuan berikut:
§  Harus digunakan dalam usaha atau dipertahankan untuk menghasilkan pendapatan.
§  Harus mempunyai umur manfaat tertentu, dan umurnya harus lebih lama dari setahun.
§  Merupakan sesuatu yang digunakan sampai habis, mengalami peluruhan/ kehancuran, usang, atau mengalami pengurangan nilai dari nilai asalnya.
§  Bukan inventaris, persediaan atau stok penjualan, atau properti investasi.
Depresiasi merupakan komponen penting dalam analisis ekonomi teknik, karena:
§  Dapat dipergunakan untuk mengetahui nilai suatu asset sesuai dengan waktu.
§  Dapat dipergunakan untuk mengalokasikan depresiasi (accounting depreciation) nilai asset tersebut. Pengalokasian tersebut dipergunakan untuk menjamin bahwa asset yang telah diinvestasikan dapat diperoleh kembali setelah masa layannya selesai.
§  Dengan depresiasi dapat dipergunakan untuk pengurangan pengenaan pajak dengan jalan bahwa asset yang diinvestasikan diperhitungkan sebagai biaya produksi, sehingga hal ini berkaitan dengan pajak.
Tujuan perhitungan depresiasi aset :
§  Menyediakan dana pengembalian modal/investiasi
§  Menyediakan biaya penyusutan yg dibebankan pada biaya produksi
§  Sebagai dasar pengurangan biaya pajak
b.      Rumus
Metode penghitungan depresiasi ada 4 :
§  Metode Garis Lurus
§  Metode Unit Produksi
§  Metode Saldo Menurun Ganda
§  Metode Jumlah Angka Tahun
§  METODE GARIS LURUS
Dalam metode garis lurus maka nilai terdepresi / nilai yang didepresiasikan dari sebuah aktiva dibagi rata sepanjang taksiran umur manfaat aktiva tersebut.
Depresiasi=( Nilai Aktiva – Residu ) / Taksiran Umur Manfaat
§  METODE UNIT PRODUKSI
Dalam metode ini nilai depresiasi tergantung kepada banyaknya produksi yang sudah dihasilkan oleh aktiva tersebut ( biasanya berupa mesin produksi ). Semakin banyak produksi yang dihasilkan oleh mesin tersebut maka akan semakin banyak pula depresiasinya.
Depresiasi =( Produksi yang dihasilkan / Taksiran Kemampuan Berproduksi ) x Nilai Terdepresi
§  METODE SALDO MENURUN GANDA
Metode ini tidak memperhitungkan adanya nilai sisa / residu. Depresiasi tiap periode menggunakan prosentasi yang sama akan tetapi menghasilkan nilai yang berbeda karena nilai depresiasi pertama mengurangi nilai aktiva pada periode kedua dan seterusnya. Artinya nilai aktiva setiap periode selalu berbeda karena nilai aktiva menurun.
Prosentasi Depresiasi =( 100% / taksiran umur manfaat )x2
Depresiasi Periode 1= Prosentase Depresiasi xNilai Aktiva Periode 1
Depresiasi Periode 2 =Prosentase Depresiasi x Nilai Aktiva Periode2. Dimana nilai aktiva periode 2 adalah nilai aktiva awal dikurangi nilai depresiasi periode 1.
§  METODE JUMLAH ANGKA TAHUN
Dalam metode ini depresiasi pada periode pertama jumlahnya paling besar dan dan pada periode terakhir depresiasinya paling kecil. Jadi depresiasi setiap periode berkurang sesuai dengan jumlah angka tahun taksiran umur manfaatnya. Jika taksiran umur manfaat n tahun maka cara menghitungnya adalah
S = n(n+1)/2
Depresiasi tahun 1 =( n / S ) x Nilai Terdepresi
Depresiasi tahun 2=( ( n-1 )/ S ) x Nilai Terdepresi
Depresiasi tahun 3=( ( n-2 ) / S ) x Nilai Terdepresi
Seterusnya sampai habis taksiran umur manfaatnya
c.       Contoh Kasus dan Jawabannya
Contoh :
Sebuah perusahaan membeli alat transportasi dengan harga Rp. 100 juta. Masa pakai ekonomis dr alat ini adalah 5 tahun dg. Perkiraan nilai sisa sebesar Rp. 20 juta. Gunakan metode SLD utk menghitung ?
Penyelesaian :
dn = d=
Depresiasi tahun ke-3 = d3=3= 3 X Rp.16juta = Rp.48juta
Nilai buku tahun ke-3 B3 = I – D3
                                            = Rp.100juta – Rp.48juta = Rp.52juta
2.      Umur Ekonomi
a.       Pengertian
Umur ekonomis adalah penyebaran biaya asal suatu aktiva tetap (bangunan, alat, komputer, dll) selama umur perkiraannya. Penerapan depresiasi akan mempengaruhi laporan keuangan, termasuk penghasilan kena pajak suatu perusahaan. Metode yang paling mudah dan paling sering digunakan untuk menghitung penyusutan adalah metode penyusutan garis lurus (straight-line depreciation). Tapi selain itu, ada pula metode penghitungan lain yang bisa juga digunakan, seperti metode penyusutan dipercepat, penyusutan jumlah angka tahun, dan saldo menurun ganda.
Umur ekonomi menurut kegunaannya dibagi menjadi dua jenis, yaitu
§  Umur ekonomi aset baru
Umur ekonomi aset akan meminimasi ekuivalen biaya tahunan seragam (equivalent uniform annual cost – EUAC) kepemilikan dan pengoperasian aset. Sangat penting untuk mengetahui umur ekonomi aset baru (penantang) berdasarkan prinsip bahwa aset baru dan aset lama harus dibandingkan berdasarkan umur ekonomi (optimum) mereka.
§  Umur ekonomi aset lama
Pembandingan aset baru dengan lama harus dilakukan secara hati-hati karena melibatkan umur yang berbeda. Aset lama harus dianggap memiliki umur lebih lama dibanding umur ekonomi sebenarnya sepanjang biaya marginalnya kurang dari EUAC minimum aset baru.
b.      Rumus
Menentukan umur ekonomi aset baru (penantang) sangat penting mengetahui umur ekonomi, EUAC minimum dan total biaya tahun demi tahun atau biaya tambahan untuk aset baru maupun aset lama sehingga keduanya dapat dibandingkan berdasarkan evaluasi terhadap umur ekonomi dan biaya yang paling hemat keduanya.Untuk sebuah aset baru, umur ekonominya dapat dihitung jika investasi modal,biaya tahunan dan nilai pasar per tahun diketahui atau dapat diestimasi. Analisis sebelum pajak
PWk (i%) = I – MVk (P/F,i%,k) + SEj (P/F,i%,j)
TCk (i%) = MVk-1 – MVk + iMVk-1 + Ek
c.       Contoh Kasus dan Jawabannya
Contoh :
Sebuah truk forklift baru akan memerlukan investasi sebesar $20.000 dan diharapkan memiliki nilai pasar akhir tahun serta biaya tahunan seperti diperlihatkan pada tabel dibawah ini. Jika MARR sebelum pajak adalah 10% per tahun, berapa lama aset tersebut harus dipertahankan kegunaannya?
Jawabannya
Penentuan umur ekonomis N sebelum pajak aset baru
Penentuan umur ekonomi N sebelum pajak aset baru :
(1)
Akhir tahun,k
Biaya penggunaan pada tahun, k
EUAC tahun k
(2)MV, akhir tahun, k
(3)
Penyusutan aktual selama tahun, k
(4)
Biaya modal = 10% dari MV awal tahun
(5)
Biaya tahunan (Ek)
(6) = (3)+(4)+(5)
Total biaya (marginal) tahun k (TCk)
(7)
EUACk=[STCj(P/F,10%,j)](A/P,10%,k)
0
$20.000
-
-
-
-
-
1
15.000
$5.000=20.000-15.000
$2.000= 20.000×0,1
$2.000
$9.000
$9.000
2
11.250
3.750=15.000-11.250
1.500= 15.000×0,1
3.000
8.250
8.643
3
8.500
2.750=11.250-8500
1.125=11.250×0,1
4.620
8.495
8.600® EUAC minimum (N*=3)
4
6.500
2.000=8500-6500
850=8500×0,1
8.000
10.850
9.082
5
4.750
1.750=6500-4750
650=6.500×0,1
12.000
14.400
9.965
Asumsi : semua arus kas terjadi pada setiap akhir tahun.
Kolom 3 : Penyusutan aktual untuk setiap tahun adalah perbedaan antara nilai pasar awal dan akhir tahun. Penyusutan untuk masalah ini tidak dihitung berdasarkan metode formal namun didasarkan pada hasil kekuatan ekspektasi pasar.
Kolom 4 : Opportunity cost modal pada tahun k adalah 10% dari modal yang tidak direcover (diinvestasikan dalam aset) pada awal masing-masing tahun.
Kolom 7 : Equivalent uniform annual cost (EUAC) yang akan timbul setiap tahun jika aset tersebut dipertahankan penggunaannya sampai tahun k, dan selanjutnya digantikan pada akhir tahun. EUAC minimum terjadi pada akhir tahun N*. ® Pada aset disini memiliki EUAC minimum jika dipertahankan kegunaannya hanya selama tiga tahun (yaitu N*=3).
EUAC2 (10%)= $20.000(A/P,10%,2)-$11.250(A/F,10%,2) + [$2.000(P/F,10%,1)
+ $3.000(P/F,10%,2)](A/P,10%,2)
= $8.643
Sumber :
·         wideliaikaputri.lecture.ub.ac.id/files/2012/.../EKOTEK-05-DEPRESIASI.ppt

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar